Sunrise di Gunung Ireng Jogja Yang Memukau

Posted on

Jogja memang tidak ada habisnya jika di eksplore wisatanya, dan kali ini adalah destinasi wisata yang keren luar biasa menurut kami, karena perpaduan kabut dan sunrisenya yang bagus sekali. Banyak yang sudah mengakui keindahan sunrise di gunung ireng juga tidak hanya kami saja. Lokasi wisata Gunung ireng ini berada di Dusun Srumbung, Kel. Pengkok, Kec. Patuk, Gunungkidul Yogyakarta. Mungkin memang jarang terdengar wisata di gunung ireng ini, namun sekarang ini banyak yang kesana karena memang sunrisenya yang bagus sekali.

Sunrise Gunung Ireng Jogja
Sunrise Gunung Ireng Jogja

Gunung Ireng ini juga bagus sekali pemandanganya. Pepohonan hijau rindang, bebatuan kapur bisa menjadi perpaduan yang sangat Indah sekali menghilangkan kepenatan karena pekerjaan atau masalah dalam hidupmu. Baiknya kalau mau ke Gunung Ireng adalah pada waktu pagi hari. Kalian bisa melihat sunrise dari ufuk timur yang pelan-pelan menghangatkan tubuhmu dengan lembut.

Wisata Lainya:   Pesona Pariwisata Jogja Pantai di Daerah Gunung Kidul
Kabut Sunrise Gunung Ireng Jogja
Kabut Sunrise Gunung Ireng Jogja
Wisata Gunung Ireng Patuk
Wisata Gunung Ireng Patuk

Harga Tiket Wisata Gunung Ireng

Kalian tidak perlu pusing menyiapkan uang tiket untuk ke Gunung Ireng karena harga tiketnya sangat murah, kalian cukup menyediakan Uang Rp. 3.000 dan untuk parkir sepeda motor hanya Rp.2.000.

Jalan Menuju Gunung Ireng Patuk

Jalan menuju ke lokasi wisata gunung ireng sangat mudah untuk di jangkau. Kalian harus ke Dusun Srumbung, Kel. Pengkok Patuk, jika kalian dari Bukit Bintang lalu ke Jl. Wonosari, kalian belok kanan sampai di perempatan Polsek Patuk. Dari situ lurus ke Jl. Patuk-Pengkok, setelah sampai perempatan Tugu Semar belok kanan, dan situ akan ada papan petunjuk yang menuju ke lokasi Wisata Gunung Ireng.

Wisata Lainya:   Ragam Objek Wisata Gunung Kidul Yogyakarta Paling Populer

Sejarah Gunung Ireng, dari cerita penduduk setempat Gunung Ireng ini adalah hasil dari amarah Raden Bratasena atau juga di sebut dengan Bima saat ingin mengusir kera liar yang ada di Gunung Merapi. Saat dia akan menendang monyet mengenai batu dan batu yang di tendang itu sekarang menjadi Gunung Ireng.